Monday, November 7, 2011

Darahku Asetku

Percakapan paling ringan sekalipun dengan teman, bisa jadi hal yang cukup berarti dalam hidup. Karena kadang mereka yang menyadarkan betapa beruntungnya diri kita :)
saya : "aset aku cuma hati sama otak"
vici : "cuma itu? klasik! ada aset kamu satu lagi.."
saya : "apa?"
vici : "darah"

loh ko darah? begini readers..
saya tau betul bagaimana perjuangan ibu saya menyekolahkan anak-anaknya tanpa seorang suami.
bagaimana kerasnya beliau bersabar setiap hari.
tapi saya belum pernah menganggap itu sebagai aset. sampai seorang teman dengan tiba-tiba menyadarkannya lewat bbm.
betapa beruntungnya dalam darah saya mengalir darah seorang ibu yang kuat.
terimakasih Vici Sofianna Putera.
GBU!! :)

Friday, September 2, 2011

Manfaatkanlah!


Bestfriend.
How could you not love them?

Gimana bisa orang yang paling tau rahasiamu
jadi orang yang paling asing dalam waktu singkat?
Gimana bisa orang yang kau anggap paling berhati mulia
justru jadi orang yang paling tega menyakitimu?

Bisa.

Sebut aja si 'X'.

Bahkan untuk sekedar buka profil facebook dia, saya ngeri.
Cacian, makian dia suarakan lantang seolah menang.
Sakit hati? Jelas.

Ibarat catur, saya ini raja yang di skakmat kudanya sendiri.
Lalu temen saya bilang,
"jangan biarkan apapun melemahkan hatimu. Raja tetaplah raja yang harus berkuasa."


Ternyata ada hal yang paling krusial yang saya lupa.
Tuhan itu tidak memberi apa yang kita inginkan, tapi memberi apa yang kita butuhkan.
Berarti sudah jelas.
Kalau sahabat saya memilih pergi, artinya saya ga butuh dia :)

Well, apapun yang dia lakukan, semoga bermanfaat.
Jika tidak, manfaatkanlah. Ini kan pilihannya.

Have a nice day!